BONJOUR!

Tuesday, April 9, 2013

peranan bakteri


Peranan bakteri yang bermanfaat dalam kehidupan manusia antara lain :
A.   Sebagai bahan penghasil makanan
ü  Lactobacillus bulgaricus dan Lactobacillus casei berfungsi dalam pembuatan yoghurt.
ü  Leuconostoc dexstranicum berfungsi memberi aroma pada mentega.
ü  Lactobacillus dan Streptococcus lactis berperan dalam pembuatan keju.
ü  Acetobacter aceti bahan pembuat asam cuka.

B.   Sebagai antibiotik dan kesehatan
ü  Streptomyses griseus penghasil streptomisin mengatasi penyakit disentri,typus dan TB.
ü  Streptomyses fradiae penghasil fradisin / neomisin mengatasi penyakit TB.
ü  Streptomyses venezuella penghasil kloromisetin mengatasi penyakit riketsiae.
ü  Streptomyses aureofacien penghasil aureomisin mengatasi penyakit pneumonia, infeksi mata dan batuk rejaan.
ü  Bacillis polimixa penghasil polimiksin
ü  Bacillus substilis penghasil basitrain
ü  E.coli membantu pencernaan makanan dan suplai vitamin K

C.   Sebagai penyubur tanah
ü  Nitrosomonas dan Nitrosococcus bakteri pengubah amonia menjadi nitrit
ü  Nitrobacter bakteri pengubah nitrit menjadi nitrat
ü  Azotobacter, Clostridium pasteurianum, Rhodospirillum rubrum dan Rizhobium merupakan bakteri pengikat nitrogen
D.   Untuk mengatasi pencemaran lingkungan
ü  Pseudomonas citrii dan Pseudomonas putida merupakan bakteri yang dapat memecahkan rantai karbon pada minyak bumi.

E.   Sebagai bahan industri dan pertanian
ü  Thiobacillus thiozidans pembuatan asam sulfat
ü  Propionibacterium pembuatan asam propionat
ü  Methanomonas methanica pembuatan gas bio
ü  Thiobacillus thiozidans dan Thiobacillus feeroksidans dapat dimanfaatkan dalam pemisahan biji tambang dari batuan induk
ü  Clostridium aetobutylicum digunakan untuk produksi aseton dan butanol.

Peranan bakteri yang bermanfaat dalam kehidupan manusia antara lain :
A.   Penyebab penyakit pada manusia
No
Nama Bakteri
Penyakit
Organ terinfeksi
1
Clostridium tetani
Tetanus
Otot
2
Diplococcus pneumoniae
Pneumonia
Paru-paru
3
Corynebacterium diptheriae
Dipteri
Saluran napas
4
Bordotella pertusis
Batuk rejaan
Saluran napas
5
Mycobacterium tubercolusis
TBC
Paru-paru
6
Mycobacterium lepare
Kusta/lepra
Kulit dan otot
7
Shygella desentriae
Desentri
Kolon
8
Salmonera thyphosa
Thipus
Usus halus
9
E.coli
Infeksi saluran pencernaan
Usus halus
10
Treponema pallidum
Sipilis
Alat kelamin
11
Neisseria gonorrhoeae
Kencing nanah
Alat kelamin
12
Haemophilus influenzae
Pneumonia
Paru-paru
13
Proteus vulgaris
Radang usus
Usus halus
14
Proteus morgani
Infeksi saluran urine
Saluran urin
15
Rickettsia rickettsii
Thipus
Usus halus

B.   Perusak bahan makanan
ü  Pseudomonas pembentuk racun pada tempe bongkrek .
ü  Clostridium botulinum penghasil racun pada makanan kaleng.
Kebanyakan bakteri dapat merusak makanan yang telah terkontaminasi oksigen. Karena oksigen kotor sehingga memudahkan perkembangbiakan bakteri dengan cepat
.
Read More

Quotes


Read More

Monday, April 8, 2013

Rangkuman Fisika-Gelombang Elektromagnetik

Gelombang Elektromagnetik
A.   Pengertian Gelombang Elektromagnetik
G
elombang Elektromagnetik merupakan bagian dari gelombang transfersal. elombang ini tidak memerlukan medium dalam perambatannya. Jadi gelombang ini mampu merambat di ruang hampa udara. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisa diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude, kecepatan. Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu. Frekuensi tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena kecepatan energi elektromagnetik adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang gelombang dan frekuensi berbanding terbalik. Semakin panjang suatu gelombang, semakin rendah frekuensinya, dan semakin pendek suatu gelombang semakin tinggi frekuensinya.
Contoh :


1.    Gelombang radio
Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah atau sebaliknya. Frekuensi gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan dikelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya. Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar. Muatan-muatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena pula. Radio akan mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi energi bunyi.
2.    Gelombang mikro
Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis. Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro
3.    Sinar ultraviolet
Gelombang ini dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. Matahari adalah sumber utama yang memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi,lapisan ozon yang ada dalam lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan meneruskan sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup di bumi.

4.    Sinar X
Mempunyai panjang gelombang terpendek. meskipun seperti itu tapi sinar X mempunyai daya tembus kuat, dapat menembus buku tebal, kayu tebal beberapa sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm

5.    Cahaya
Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia.
6.    Sinar gamma
Berdaya tembus paling besar, yang menyebabkan efek yang serius jika diserap oleh jaringan tubuh. 

7.    Sinar inflamerah
Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul yang bergetar karena benda diipanaskan. Jadi setiap benda panas pasti memancarkan sinar inframerah. Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan bergantung pada suhu dan warna benda










B.   Sejarah Gelombang Elektromagnetik


Description: Michael Faraday, penemu induksi elektromagnetikArus listrik dapat menghasilkan (menginduksi) medan magnet. Ini dikenal sebagai gejala induksi magnet. Peletak dasar konsep ini adalah Oersted yang telah menemukan gejala ini secara eksperimen dan dirumuskan secara lengkap oleh Ampere. Gejala induksi magnet dikenal sebagai Hukum Ampere.
                                    Michael Faraday,   
                                    penemu induksi
elektromagnetik

Medan magnet yang berubah-ubah terhadap waktu dapat menghasilkan (menginduksi) medan listrik dalam bentuk arus listrik. Gejala ini dikenal sebagai gejala induksi elektromagnet. Konsep induksi elektromagnet ditemukan secara eksperimen oleh Michael Faraday dan dirumuskan secara lengkap oleh Joseph Henry. Hukum induksi elektromagnet sendiri kemudian dikenal sebagai Hukum Faraday-Henry.
Dari kedua prinsip dasar listrik magnet di atas dan dengan mempertimbangkan konsep simetri yang berlaku dalam hukum alam, James Clerk Maxwell mengajukan suatu usulan. Yaitu bahwa jika medan magnet yang berubah terhadap waktu dapat menghasilkan medan listrik maka hal sebaliknya boleh jadi dapat terjadi. Dengan demikian Maxwell mengusulkan bahwa medan listrik yang berubah terhadap waktu dapat menghasilkan (menginduksi) medan magnet. Usulan Maxwell ini kemudian menjadi hukum ketiga yang menghubungkan antara kelistrikan dan kemagnetan.
Description: James Clerk Maxwell peletak dasar teori gelombang elektromagnetik
James Clerk Maxwell peletak dasar teori gelombang elektromagnetik
Jadi, prinsip ketiga adalah medan listrik yang berubah-ubah terhadap waktu dapat menghasilkan medan magnet. Prinsip ketiga ini yang dikemukakan oleh Maxwell pada dasarnya merupakan pengembangan dari rumusan hukum Ampere. Oleh karena itu, prinsip ini dikenal dengan nama Hukum Ampere-Maxwell.
Dari ketiga prinsip dasar kelistrikan dan kemagnetan di atas, Maxwell melihat adanya suatu pola dasar. Medan magnet yang berubah terhadap waktu dapat membangkitkan medan listrik yang juga berubah-ubah terhadap waktu, dan medan listrik yang berubah terhadap waktu juga dapat menghasilkan medan magnet. Jika proses ini berlangsung secara kontinu maka akan dihasilkan medan magnet dan medan listrik secara kontinu. Jika medan magnet dan medan listrik ini secara serempak merambat (menyebar) di dalam ruang ke segala arah maka ini merupakan gejala gelombang. Gelombang semacam ini disebut gelombang elektromagnetik karena terdiri dari medan listrik dan medan magnet yang merambat dalam ruang.
Pada mulanya gelombang elektromagnetik masih berupa ramalan dari Maxwell yang dengan intuisinya mampu melihat adanya pola dasar dalam kelistrikan dan kemagnetan, sebagaimana telah dibahas di atas. Kenyataan ini menjadikan J C Maxwell dianggap sebagai penemu dan perumus dasar-dasar gelombang elektromagnetik.
Description: Teori Maxwell tentang listrik dan magnet meramalkan adanya gelombang elektromgnetik
Teori Maxwell tentang listrik dan magnet meramalkan adanya gelombang elektromgnetik
Ramalan Maxwell tentang gelombang elektromagnetik ternyata benar-benar terbukti. Heinrich Hertz yang membuktikan adanya gelombang elektromagnetik melalui eksperimennya. Eksperimen Hertz sendiri berupa pembangkitan gelombang elektromagnetik dari sebuah dipol listrik (dua kutub bermuatan listrik dengan muatan yang berbeda, positif dan negatif yang berdekatan) sebagai pemancar dan dipol listrik lain sebagai penerima. Antena pemancar dan penerima yang ada saat ini menggunakan prinsip seperti ini.
Description: diagram skematik eksperimen Hertz
Diagram skematik eksperimen Hertz
Melalui eksperimennya ini Hertz berhasil membangkitkan gelombang elektromagnetik dan terdeteksi oleh bagian penerimanya. Eksperimen ini berhasil membuktikan bahwa gelombang elektromagnetik yang awalnya hanya berupa rumusan teoritis dari Maxwell, benar-benar ada sekaligus mengukuhkan teori Maxwell tentang gelombang elektromagnetik


.


C.   Sifat-Sifat Gelombang Elektromagnetik
-       Dapat merambat melalui ruang hampa
-       Merupakan gelombang transversal
-       Merambat dalam arah lurus (tidak terpengaruh medan listrik dan medan magnet)
-       Mengalami pembiasan (refraksi)
-       Mengalami pemantulan (refleksi)
-       Mengalami perpaduan (interferensi)
-       Mengalami lenturan (difraksi)
-       Mengalami pengkutuban (polarisasi)

Dari berbagai sumber di Google
Read More

© La Adorable, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena